Senin, 06 April 2009

Graffiti Pilar Hip Hop


Di Amerika serikat sekitar tahun 1960an, graffiti digunakan sebagai media berekspresi oleh para aktivis politik. Menuju akhir 60an, signature tag dari nama-nama graffiti artist asal Philadelphia seperti Cornbread, Cool Earl, dan Topcat 126 mulai bermunculan.

Cornbread dianggap sebagai salah satu pelopor modern grafiti. Sekitar tahun 1970-1971, pusat perkembangan graffiti bergeser ke New York mengikuti munculnya TAKI 183 dan Tracy 168. Mereka menambahkan nomor jalan di belakang nicknamenya. Mereka juga mem-“bomb” kereta subway sehingga nama mereka terbawa oleh kereta itu keliling kota.

Hubungan antara Graffiti dengan budaya hip hop muncul dari graffiti artis awal yang juga melatih aspek hip hop lainnya seperti MC-ing, breakdance, DJ-ing, dan beatboxing. Kesenian itu pun melebur jadi satu dengan graffiti. Jadi lah graffiti menjadi elemen seni dalam hip hop.

Di pertengahan 80-an, seni graffiti mulai bergeser lagi dari seni jalanan menjadi seni profesional. Di sini lah seni graffiti mulai sedikit lepas dari keidentikannya dengan hip hop. Banyak artis-artis graffiti yang melepas idealismenya dan menjual karyanya di gallery. Ikatan graffiti dengan scene hip hop mulai meregang. Namun begitu, graffiti sampai sekarang masih dianggap sebagai salah satu pilar hip hop. Ini bisa didengar dari track-track hip hop misalnya lagu “Wrong Side of Da Tracks” milik Artifacts, atau “Lune TNS” milik Company Flow.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar